![]() |
| Foto bersama selepas acara wisuda 23 tahun 2026 |
Ada kebahagiaan dan rasa syukur tersendiri bagi seorang dosen ketika mahasiswa yang dibimbingnya berhasil menyelesaikan studi sekaligus meraih prestasi. Momen membanggakan itu saya rasakan pada Wisuda ke-23 STMIK DCI Tasikmalaya yang diselenggarakan di Hotel Metro Tasikmalaya, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Salah satu pencapaian yang patut disyukuri adalah keberhasilan Sandi Selamet, lulusan Program Studi Manajemen Informatika, meraih penghargaan Studi Kasus Terbaik. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Sandi dan keluarganya, sekaligus menjadi kebahagiaan bagi saya sebagai dosen pembimbing yang turut mendampingi perjalanan akademiknya.
Karya studi kasus yang mengantarkan Sandi meraih penghargaan berjudul “Web-Based School Tuition Fee Payment Information System Integrated with Telegram at Madrasah Aliyah Terpadu Ar-Rahman”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem informasi pembayaran biaya pendidikan berbasis web yang terintegrasi dengan payment gateway dan Telegram.
Sistem tersebut dirancang untuk memudahkan pembayaran biaya pendidikan melalui berbagai metode uang elektronik (e-money) yang didukung oleh layanan payment gateway. Sementara itu, integrasi Telegram memungkinkan pemantauan transaksi dan pengiriman notifikasi status pembayaran secara real-time, sehingga informasi transaksi dapat diterima lebih cepat oleh pihak terkait.
Pengembangan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi pembayaran sekaligus memudahkan pihak sekolah dalam memantau transaksi. Penelitian tersebut menjadi contoh pemanfaatan teknologi informasi untuk menghadirkan solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan administrasi lembaga pendidikan.
Penghargaan yang diraih Sandi merupakan hasil dari perjalanan akademik yang tidak selalu mudah. Penyusunan karya ilmiah membutuhkan diskusi panjang, pertukaran gagasan, evaluasi, serta revisi berkali-kali untuk menyempurnakan hasil penelitian. Berbagai masukan menjadi bahan untuk memperbaiki kekurangan, mempertajam gagasan, dan memastikan solusi yang dikembangkan sesuai dengan tujuan penelitian.
Sebagai dosen pembimbing, saya memahami bahwa setiap tahapan tersebut membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan komitmen. Melalui diskusi dan revisi, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan penelitian, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menerima masukan, dan bertanggung jawab terhadap karya yang dihasilkan.
Karena itu, bagi saya, penghargaan ini bukan semata-mata pengakuan atas hasil akhir, melainkan juga apresiasi terhadap ketekunan dan kesungguhan Sandi dalam melewati setiap tahapan hingga berhasil menyelesaikan studinya.
Saya berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi-nya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Semoga prestasinya juga menginspirasi mahasiswa lain agar tetap semangat menyelesaikan studi, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, dan berani menghasilkan karya terbaik.
Pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang hasil yang membanggakan, tetapi juga tentang perjuangan, ketekunan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Selamat atas pencapaiannya. Teruslah belajar, berkarya, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
